Wednesday, October 23, 2019

author photo

Dalam tubuh orang dewasa, rata-rata terdapat hampir 5,5 liter darah yang beredar sesuai dengan ketentuannya untuk membawa sari makanan dan juga oksigen ke seluruh tubuh. Selain itu, darah juga berfungsi mengedarkan berbagai komponen penting untuk kesehatan termasuk hormon.

Semua darah dalam tubuh manusia akan diedarkan mulai dari jantung ke seluruh tubuh kemudian kembali ke jantung untuk diperbaharui. Jalan sirkulasi darah dalam tubuh sendiri diatur oleh sistem transportasi pada tubuh atau yang lebih dikenal dengan sebutan sistem kardiovaskular.

Sistem kardiovaskular ini akan terus bekerja non stop selama manusia masih hidup. Dimana sistem peredaran darah ini terdiri dari 3 komponen utama, yakni jantung, pembuluh darah dan juga darah. 

Tiga komponen utama dalam sistem transportasi pada tubuh ini aka mengatur jalannya pengangkutan serta penerimaan kembali darah dari dan ke seluruh tubuh. Untuk lebih jelasnya, yuk kenali ketiga komponen utama sistem kardiovaskular tersebut.

Jantung 

Jantung merupakan organ paling vital dalam sistem peredaran darah yang mana fungsinya adalah menerima dan memompa darah ke seluruh tubuh. Posisi jantung sendiri ada di antara paru-paru atau di tengah dada, bagian kiri tulang dada.

Organ ini memiliki ukuran kurang lebih sebesar kepalan tangan orang dewasa atau sekitar 200-425 gram. Jantung memiliki 4 ruang yakni serambi (atrium) kanan, dan kiri serta bilik (ventrikel) kanan dan kiri.

Empat ruang pada jantung tersebut dipisahkan oleh katup yang fungsinya juga untuk menjaga aliran darah sehingga dapat berjalan sebagaimana mestinya. Beberapa nama katup pada jantung yakni katup paru, mutral, tricuspid dan aorta. 

Dari setiap katup tersebut, terdapat flaps yang disebut cups atau leafet. Katup ni akan membuka dan menutup sekali ketika jantung berdetak.

Pembuluh Darah 

Tak kalah pentingnya dengan jantung, pembuluh darah atau pipa elastis ini juga memiliki fungsi vital dalam peredaran darah yakni untuk membawa darah dari jantung ke seluruh tubuh ataupun sebaliknya.

Baca juga: Pembahasan Lengkap Jaringan Tumbuhan

Di dalam jantung, terdapat 3 pembuluh darah utama, yakni sebagai berikut.

Arteri 

Pembuluh darah arteri berfungsi untuk membawa darah yang kaya akan gas O2 atau oksigen dari jantung ke seluruh tubuh. Dinding arteri sendiri cukup elastis sehingga dapat menjaga tekanan darah secara konsisten.

Vena 

Yakni pembuluh yang membawa darah minim oksigen dari seluruh tubuh kembali ke jantung. Berbanding terbalik dengan pembuluh darah arteri, vena memiliki dinding pembuluh yang relatif tipis.

Kapiler 

Pembuluh darah kapiler ialah pembuluh yang tugasnya menghubungkan pembuluh arteri terkecil dan vena terkecil. Dinding pembuluh darah ini begitu tipis, sehingga memungkinkan pembuluh darah untuk melakukan pertukaran senyawa dengan jaringan di sekitarnya, semisal air, oksigen, karbon dioksida, nutrisi maupun limbah.

Darah 

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, jika dalam tubuh manusia rata-rata terdapat 4-5 liter darah. Fungsi darah sendiri tak lain adalah untuk mengangkut nutrisi, oksigen, hormone serta berbagai zat lain ke seluruh tubuh. Tanpa adanya darah, zat-zat tersebut tak bisa tersalurkan ke seluruh tubuh.
Ilustrasi jaringan otot dan darah dalam tubuh
Ilustrasi jaringan otot dan darah dalam tubuh

Darah sendiri terdiri dari beberapa komponen, yakni sebagai berikut.

Sel Darah Merah (Eritrosit) 

Sel darah merah memiliki tugas untuk membawa oksigen dari paru-paru untuk kemudian diedarkan ke seluruh tubuh. Selain itu sel darah merah juga bertugas untuk mengangkut kembali karbon dioksida dari seluruh tubuh menuju ke paru-paru untuk dikeluarkan.

Sel Darah Putih (Leukosit) 

Walaupun jumlah sel darah putih lebih sedikit dibanding sel darah merah, namun tugas dari sel darah putih begitu penting. Sel darah putih bertugas untuk melawan infeksi virus, bakteri serta jamur yang memicu perkembangan berbagai penyakit pada tubuh.

Hal ini dikarenakan sel darah putih memiliki kemampuan untuk memproduksi antibodi yang bisa membantu memerangi zat asing dalam tubuh.

Keping Darah (Trombosit) 

Trombosit yakni komponen darah yang bertugas membantu proses pembekuan darah (koagulasi) ketika tubuh mengalami luka. Dengan kata lain, trombosit bertugas membuat sumbatan bersama dengan benang fibrin untuk menghentikan pendarahan serta merangsang pertumbuhan jaringan baru pada bagian yang terluka.

Plasma Darah 

Plasma darh adalah komponen yang mengisi sekitar 55-60% volume darah dalam tubuh. Tugas plasma darah ialah mengangkut sel-sel darah untuk selanjutnya diedarkan ke seluruh tubuh bersama antibodi, nutrisi, hasil limbah tubuh, protein pembekuan darah maupun bahan kimia seperti hormone dan protein yang berfungsi menjaga keseimbangan cairan tubuh.

Seluruh komponen sistem transportasi pada tubuh tersebut akan melakukan tugasnya masing-masing dan saling tersinkronisasi. Dalam tubuh manusia, setidaknya dikenal dua macam peredaran darah yakni peredaran darah sistemik dan pulmonal.

Peredaran darah sistemik sendiri peredaran darah yang dimulai dengan darah yang memiliki kandungan oksigen dipompa dari bilik kiri kantung dan diedarkan ke seluruh tubuh, kemudian kembali ke serambi kanan jantung atau singkatnya jantung-seluruh tubuh-jantung.

Sementara peredarah darah pulmonal adalah peredaran darah yang dimulai dengan darah yang memiliki kandungan karbon dioksida dipompa dari bilik kanan jantung menuju ke paru-paru atau secara singkat jantung – paru-paru – jantung.

Semoga dengan ulasan di atas Anda lebih paham bagaimana sistem transportasi pada tubuh dan apa saja komponen yang termasuk di dalamnya.

This Is The Newest Post
Previous article Previous Post