Dunia maya, dunia
internet,
virtual space. Kata ini dipopulerkan oleh
William Gibson dalam novel fantasinya yang berjudul
Neuromancer(1984) untuk menerangkan dunia
komputer dan masyarakat yang berkumpul di sekitarnya.
Menurutnya, cyberspace adalah {consensual hallucination experienced daily by billions of legitimate operators ... a graphical representation of data abstracted from the banks of every computer in the human system}.
Substansi cyberspace sebenarnya adalah keberadaan
informasi dan
komunikasi yang dalam konteks ini dilakukan secara
elektronik dalam bentuk visualisasi tatap muka
interaktif. Komunikasi
virtual (
virtual communication) tersebut - yang dipahami sebagai
virtual reality - sering disalahpahami sebagai {alam maya}, padahal keberadaan sistem elektronik itu sendiri adalah konkrit di mana komunikasi virtual sebenarnya dilakukan dengan cara representasi informasi
digital yang bersifat diskrit.
Dalam prakteknya dari ruang lingkup
system, dalam cyberspace dikenal sebagai:
(i)
Content,
(ii)
Computing,
(iii)
Communication dan
(iv)
Community.